Kamis, 21 April 2011

Artikel Seleksi Bahan Pustaka

Materi Kuliahku
D2 Perpustakaan
UPBJJ-UT Malang Pokjar Kab. Pacitan

SELEKSI BAHAN PUSTAKA

PENDAHULUAN

ILMU perpustakaan merupakan salah satu cabang ilmu humaniora, yakni ilmu yang berkaitan dengan kehidupan manusia dalam hubungannya dengan manusia lainya. Kemudian bagaimana berperilaku yang mencakup pola berpikir (mind set), bersikap, bertindak/berpefikir dan berbicara. Ilmu ilmu yang scrumpun dengan humaniora misalnya ilmu bahasa, kesusasteraan, sejarak filsafat dan budaya.

Hal itu bisa kita amati misalnya dengan terjadinya perubahan di Fakultas Sastra Universitas Indonesia yang memiliki sekitar 13 jurusan termasuk di dalamnya Jurusan ilmu Perpustakaan, kemudian diubah menjadi Fakultas Ilmu Budaya. Mengelola perpustakaan berarti mengelola informasi.

Yang intinya bagaimana menghimpun, mancari dan monyeleksi berbagai sumber informasi yang didasarkan pada kebutuhan masyarakat pemakai yang akan dilayani. Kemudian mengolah dan menyajikan dengan baik sehingga mudah dipergunakan, ketika diperlukan, menurut suatu sistem tegentu.by Hanung - UPBJJ-UT Malang / Pacitan

Ilmu perpustakaan adalah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana cara menyelenggarakan, mengelola, membina dan mengembangkan serta memanfaatkan informasi secara berdaya guna dan berhasil guna. Penyelenggaraan perpustakaan tersebut meliputi tiga kegiatan pokok, yaitu (1) menghimpun (to collect), (2) memelihara dan melestarikan (to preserve), (3) mendayagunakan (to make available). Ketiga tugas pokok tersebut kemudian diperinci lagi menjadi berbagai kegiatan. Antara lain: Pertama, pengadaan (akuisisi) meliputi seleksi bahan pustaka dengan beberapa alat seleksi (selection tools), pertimbangan kebijakar, dan peraturan¬-peraturan tertentu, kebutuhan masyarakat ketersediaan dana, masyarakat yang akan dilayani dan pertimbangan koleksi yang sudah ada. Kedua, pengolahan adalah pekerjaan yang dimulai sejak koleksi diterima di perpustakaan sampai siap dipergunakan oleh Pembaca. Pekerjaan Pengolahan mencakup antara lain: identifikasi registrasi, klasifikasi, katalogisasi, pengetikan perlengkapan koleksi penataan di rak atau ditempat tertentu di perpustakaan.

Ketiga, penentuan sistem temu kembali informasi, misalnya menggunakan kartu¬ kartu katalog, sistem manual atau sistem komputer, pemberian bimbingan pemakai dan memberikan layanan referensi. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi mengakibatkan bukan saja perpustakaan yang berkembang dengan berbagai jenisnya, tetapi juga bagaimana cara yang paling cepat dan tepat memilih sumber informasi untuk dikoleksi, bagaimana caranya memberikan akses yang mudak cepat dan tepat serta bagaimana memberdayakan perpustakaan dalam rangka menarik minat masyarakat agar dengan senang hati berkunjung ke perpustakaan dan memanfaatkannya secara optimal. by Hanung - UPBJJ-UT Malang / Pacitan

Seperti kita tahu bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini sangat cepat. Jika kita mampu memahami mengikuti, dan memanfaatkan perkembangan tersebut dengan baik, maka secara langsung atau tidak, akan memperkaya (enrichment) ilmu pengetahuan dan memberikan wawasan (enlargement) yang sangat berguna dalam kehidupan kita sehari hari.

Kita makin sejahtera lahir dan batin. Pendek kata, keberadaan dan kemajuan perpustakaan di tengah tengah masyarakat identik atau sepadan dengan kemajuan masyarakat yang bersangkutan. Maksudnya, masyarakat yang kehidupannya sudah maju akan ditandai dengan keberadaan dan eksistensi perpustakaan yang representatif dan dimanfaatkan secara baik. Sementara untuk masyarakat yang sedang berkembang biasanya juga belum memiliki perpustakaan sebagaimana diharapkan.

Perpustakaan yang sudah ada belum dimanfaatkan secara lebih berdaya guna dan behasil guna. Keberadaan dan perkembangan perpustakaan kita perlu diakui masih banyak menghadapi berbagai kendala yang tidak sederhana. Itu semua menjadi tanggung jawab semua pihak (pemerintah masyarakat dan dunia pendidikan).

Perpustakaan merupakan salah satu komponen penyelenggaraan pendidikan dalam arti luas, tak terbatas pada pendidikan formal saja, tetapi meliputi pendidikan nonformal dan informal. Kita mengenal istilah pendidikan Sepanjang hayat (life long educaton) dan pendidikan untuk semua (education for all). Oleh karena kemudian muncul suatu istilah "perpustakaan untuk kita semua". Hal itu masih menjadi sebuah wacana yang mesti diwujudkan.

Setiap tipe perpustakaan melayani kelompok pemakai dengan ciri-ciri tertentu, sehingga diperlukan perencanaan yang matang, jasa-jasa apa saja yang sesuai dengan kebutuhan pemakai perpustakaan tersebut. Perencanaan tersebut akan berhasil jika didasarkan atas pengetahuan yang cukup mendalam mengenai masyarakat yang harus dilayani. Istilah yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisis kebutuhan pemakai (needs analysis). Analisis kebutuhan pemakai ini bermanfaat sekali tetapi memekan waktu dan biaya yang besar. Untuk itu perlu perencanaan yang matang dengan mendapatkan siapa yang melakukan analisis, informasi apa saja yang diperlukan, metode apa yang digunakan dalam pengumpulan data, dan untuk apa data digunakan.

LANDASAN TEORI

Tujuan dari kegiatan Pengolahan Bahan Pustaka adalah :

1. Untuk mengetahui apakah suatu bahan pustaka sudah pernah dimiliki atau belum

2. Memudahkan pemakai dalam menemukan kembali informasi;

3. Memudahkan pustakawan dalam menata dan menempatkan koleksi bahan pustaka;

4. Menciptakan keindahan dan nilai estetika susunan koleksi bahan pustaka.

5. Menjaga kelestarian bahan pustaka..

Sasaran dari kegiatan ini adalah semua jenis koleksi bahan pustaka yang diadakan baik melalui pembelian, hadiah maupun tukar menukar.

PEMBAHASAN

Seleksi bahan pustaka adalah proses mengidentifikasi bahan pustaka yang akan ditambahkan pada koleksi yang telah ada di perpustakaan. Seleksi bahan pustaka merupakan kegiatan penting yang perlu dilakukan karena berhubungan dengan mutu perpustakaan yang bersangkutan. Suatu perpustakaan tidak akan ada artinya bila koleksi yang tersedia tidak tersedia sesuai dengan kebutuhan pemakainya.
Semua bahan pustaka hendaknya dipilih secara cermat, disesuaikan dengan standar kebutuhan pemakai perpustakaan dalam suatu skala prioritas yang telah ditetapkan dan mencakup persyaratan antara lain:

· Isi buku

· Bahasa yang digunakan

· Ciri fisik buku

· Otoritas pengarang/ penerbit

Setiap perpustakaan mempunyai struktur organisasi tersendiri. Ketentuan-ketentuan bagaimana melakukan seleksi dan siapa yang berhak melakukan seleksi tergantung dari tipe perpustakaan yang bersangkutan, dan struktur organisasi didalamnya. by Hanung - UPBJJ-UT Malang / Pacitan
Pada dasarnya yang membedakan proses seleksi bahan pustaka disetiap perpustakaan adalah adalah adanya tugas dan tujuan yang berbeda dari setiap perpustakaanyang bersangkutan serta masyarakat yang dilayaninnya.

Dalam pemilihan atau seleksi bahan pustaka perpustakaan harus berpedoman pada prinsip-prinsip seleksi. Prinsip seleksi merupakan salah satu acuan yang digunakan perpustakaan untuk mengisi koleksi perpustakaannya. Beberapa prinsip dasar dalam pemilihan koleksi perpustakaan adalah sebagai berikut:

· Semua bahan pustaka harus dipilih secara cermat, disesuaikan dengan keperluan pemakai dan menurut skala prioritas yang telah ditetapkan. by Hanung - UPBJJ-UT Malang / Pacitan

· Pengadaan bahan pustaka didasarkan atas peraturan tertulis yang merupakan kebijakan pengembangan koleksi yang disahkan oleh penenggung jawab lembaga dimana perpustakaan bernaung.

Untuk mendukung proses pemilihan bahan pustaka secara baik dan optimal perlu ditetapkan alat Bantu seleksi, antara lain: Daftar judul buku yang disahkan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah; katalog atau brosur penerbit; timbangan atau resensi buku; daftar terbitan berkala; dan usulan dari para pengguna.

Metode Penyelesaian

1. Verifikasi bahan pustaka

a. Mencari data bibliografi pada master file (jajaran kartu katalog )

b. Mencari data bibliografi pada selflist (Daftar koleksi)

c. Bila suatu koleksi telah pernah dimiliki maka koleksi tersebut diberikan identitas sesuai dengan identitas buku yang telah ada, pada daftar selflist ditambahkan nomor induk koleksi yang baru sehingga jelas jumlah koleksi yang sama telah dimiliki, koleksi baru tersebut diberikan label, kantong dan kartu buku dan lembar tanggal kembali.

d. Bila belum terdapat dapat dalam koleksi maka dilakukan pengolahan lebih lanjut

2. Klasifikasi bahan pustaka

Kegiatan klasifikasi bahan pustaka adalah kegiatan menganalisis suatu bahan pustaka dan menentukan notasi klasifikasi yang tepat untuk mewakili subjek (disiplin ilmu) bahan pustaka tertentu. Standar yang digunakan adalah Bagan Klasifiksi DDC edisi 21 dan Pedoman Tajuk Subjek Terbitan Perpustakaan Nasional RI.

Urutan kegiatan klasifikasi bahan pustaka :

a. Menerima koleksi dari seksi Verifikasi;

b. Memisahkan koleksi berdasarkan jenis dan disiplin ilmu dari informasi halaman judul;

c. Menentukan Tajuk subjek dari tiap-tiap judul bahan pustaka

d. Menentukan notasi klasifikasi sesuai dengan subjek / disiplin ilmu berdasarkan pedoman DDC;

e. mencari dan menentukan kata kunci yang mewakili isi utama yang terkandung dalam bahan pustaka. kata kunci digunakan untuk entri indeksi subyek;

f. Data tajuk subjek dan notasi klasifikasi kata kunci dicatat dalam kertas buram pada bagian bawah kertas (daerah jejakan).

g. Data tiga huruf pertama dari nama pengarang, nomor notasi klasifikasi dan satu huruf awal dari judul ditulis dalam halaman judul setiap eksemplar dari setiap judul. Dan membubuhkan nomor klasifikasi

Contoh :

NAS → Nasir, Muhammad

331.3 598 → Notasi Klasifikasi

p → Pengantar ekonomi di Indonesia

h. Membuat daftar judul koleksi yang telah diklasifikasi yang berisi judul buku, tajuk subjek, notasi klasifikasi, kata kunci.. Laporan dibuat rangkap 3;

i. Menyerahkan bahan pustaka yang dianggap perlu untuk dibuatkan abstrak atau anotasi ke seksi penyusunan abstrak dan anotasi;

j. Bila suatu pustaka dianggap tidak perlu dilakukan pembuatan abstrak dan anotasi, koleksi selanjutnya diserahkan ke seksi KATALOGISASI untuk penyelesaian lebih lanjut.

KESIMPULAN

Sudah tidak relevan lagi apabila perpustakaan diklaim sebagai gudang buku yang berdebu. Perpustakaan mempunyai peranan penting, apabila dikelola dengan baik akan memberikan dampak positif bagi kecerdasan dan kehidupan bangsa. Diwujudkannya perpustakaan modern (digital) dan penerapan otomasi perpustakaan dapat memberikan kesempatan kepada pengguna mengembangkan pengetahuannya secara mandiri. Perbaikan manajemen merupakan strategi memperbaiki citra perpustakaan, sehingga perpustakaan menjadi sebuah pusat informasi yang modern dan profesional. by Hanung - UPBJJ-UT Malang / Pacitan

Seleksi bahan pustaka adalah proses mengidentifikasi bahan pustaka yang akan ditambahkan pada koleksi yang telah ada di perpustakaan

Dalam pemilihan atau seleksi bahan pustaka perpustakaan harus berpedoman pada prinsip-prinsip seleksi. Prinsip seleksi merupakan salah satu acuan yang digunakan perpustakaan untuk mengisi koleksi perpustakaannya.

Adanya pelayanan perpustakaan yang berorientasi pada pelayanan prima, dimana pelayanan tersebut harus berorientasi pada kepentingan pengguna jasa perpustakaan baik yang bersifat intern maupun yang bersifat ekstern. Disamping itu perlu memperhatikan kualitas layanan yang terdiri dari : reliabilytas, responsiveness, assurance, empaty dan tangibles. by Hanung - UPBJJ-UT Malang / Pacitan

DAFTAR PUSTAKA

1. Pedoman Umum Perpustakaan Perguruan Tinggi (sl, sn,sa).

2. Siregar, A. Ridwan.2004. Perpustakaan Energi Pembangunan Bangsa.Medan

3. Lasa, HS. 1990. Kamus istilah Perpustakaan. Yogyakarta: Kanisius.

4. Qalyubi, Syihabuddin, dkk. 2007. Dasar-dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Yogyakarta : Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Adab UIN Yogyakarta.

5. Ratminto dkk. 2006. Manajemen Pelayanan : Pengembangan Model Konseptual, Penerapan Citizen̢۪s Carter dan Standar Pelayanan Minimal, Yogyakarat : Pustaka Pelajar.

6. Sudarsono, Blasius. 2006. Antologi Kepustakawanan Indonesia,Jakarta : Pengurus Pusat Ikatan Pustakawan Indonesia kerjasama dengan Sugeng Seto.

*Hanung Prasetya Utomo*

UPBJJ-UT Malang Pokjar Kab. Pacitan

0 komentar:

Poskan Komentar